Baru Dibangun, drainase di Limbur Tembesi, Sarolangun Sudah Jebol dan Mengkhawatirkan
SAROLANGUN - Baru rampung hitungan hari, pembangunan drainase di Rt 10, Pasar Limbur, setelah sebelumnya mengalami kerusakan, kini Senin (26/01/2026) kembali jebol, mengakibatkan mobil box pengangkut barang dagangan toko warga terpuruk.
Drainase yang berlokasi di Pasar Limbur Tembesi, Kecamatan Batin Vlll Kabupaten Sarolangun, yang dibangun awal November 2025 lalu, bukan hanya mengalami keretakan dan jebol. Namun hari ini, terlihat mobil angkutan barang terpuruk ban bagian belakang terperosok kedalam semen penutup drainase.
Warga menduga itu disebabkan kurangnya ketebalan semen cor penutup drainase.
Seperti yang diungkapkan Rais warga Limbur. Apa yang dikhawatirkan warga selama ini benar terjadi, di mana di pemberitaan sebelumnya, warga merasa ketakutan untuk melintas akibat, tipisnya semen cor penutup drainase.
"Apa yang warga Limbur Tembesi khawatirkan selama ini benar terjadi. Dan hari ini mobil pengangkut barang toko terlihat terpuruk, ban bagian kanan mobil masuk kedalam semen cor penutup drainase,"terang Rais.
Di tempat terpisah, warga sekitar kepada media berharap pemerintah turun untuk melihat dan melakukan peninjauan, terkait pembangunan yang menimbulkan rasa khawatir warga.
"Tolong lah pemerintah hadir lebih mengawasi pembangunan ini. Kalau masih ada perawatan, di lakukan lah, apa lagi pembangunan drainase ini di bangun di tengah pasar, dan pusat perbelanjaan yang ada di Kecamatan Batin Vlll,"harapnya.
Dia juga menyebutkan, kedepan yang lebih menghawatirkan, terkait drainase tidak memiliki pembuangan air, tentu air akan tergenang.
Seperti dilansir sebelumnya, M Jamel (74) warga Limbur Tembesi juga merasa heran, pembangunan yang dianggap akan membantu mengurangi genangan air di wilayah pasar Limbur, kini malah menjadi pertanyaan besar untuk masyarakat. Karena pembangunan drainase ini, tidak memiliki pembuangan air.
Menurut informasi yang di dapat awak media pekerjaan dikerjakan
CV. AKSARA SELARAS JAYA dengan besaran anggaran Rp 179.930.000, dan diketahui sejak diterbitkan sejumla media perbaikan belum pernah dilakukan oleh pihak rekanan. (nst)

Posting Komentar