Wakabidor PKN Jambi Kritik Kebijakan Walikota Jambi Yang Dinilai Belum Mencerminkan Azas Keadilan Pengembangan Kawasan Kuliner
KOTA JAMBI — Wakil Kepala Bidang Organisasi (Wakabidor) Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) Provinsi Jambi, Erwan Nila Kusumah, menyampaikan kritik terhadap kebijakan Pemerintah Kota Jambi yang dinilai belum mencerminkan asas keadilan dalam pengembangan kawasan kuliner.Menurutnya, kebijakan yang dijalankan oleh Maulana bersama Diza saat ini cenderung terfokus pada wilayah Kecamatan Pasar dan Terminal Rawasari, sementara kawasan lain seperti Kawasan Kuliner Murni justru belum mendapatkan perhatian yang proporsional.
“Kami melihat adanya ketimpangan arah kebijakan. Kawasan Kuliner Murni memiliki nilai historis yang kuat, bahkan menjadi salah satu lokasi penting dalam perjalanan sejarah daerah, termasuk terkait pembentukan Provinsi Jambi. Namun, potensi tersebut belum dioptimalkan secara maksimal,” ujar Erwan.
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Jambi seharusnya mampu menghadirkan kebijakan yang inklusif dan merata, sehingga seluruh kawasan memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.
“Pengembangan tidak boleh terpusat hanya pada satu atau dua titik. Kota Jambi memiliki banyak kawasan strategis yang layak untuk dihidupkan. Kebijakan yang berimbang akan mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih luas,” lanjutnya.
Lebih jauh, Erwan juga mengingatkan agar setiap kebijakan publik tetap mengedepankan prinsip transparansi dan bebas dari kepentingan pribadi maupun kelompok tertentu.
“Kami berharap tidak ada kepentingan pribadi yang mempengaruhi arah kebijakan. Jangan sampai muncul persepsi di tengah masyarakat bahwa ada upaya memaksakan pengembangan pada titik tertentu karena berkaitan dengan aset milik pihak tertentu yang saat ini kurang diminati. Hal tersebut tentu akan mencederai kepercayaan publik,” tegasnya.
PKN Provinsi Jambi mendorong Pemerintah Kota untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan pengembangan kawasan kuliner agar lebih berkeadilan, berbasis potensi lokal, serta memperhatikan nilai historis yang dimiliki setiap kawasan.
“Kami ingin Kota Jambi berkembang secara merata dan berkeadilan. Kawasan yang memiliki nilai sejarah seperti Kuliner Murni seharusnya dapat dijadikan sebagai ikon kebanggaan daerah,” tutup Erwan.(***)
Posting Komentar